Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Daftar Negara dengan Visa On Arrival (VOA) untuk WNI

Negara dengan Visa On Arrival (VOA) untuk WNI orang indonesia

Selain negara-negara bebas visa untuk WNI, ada juga sejumlah negara yang memudahkan orang Indonesia untuk masuk ke negaranya dengan memberlakukan Visa On Arrival, yaitu visa yang bisa didapatkan setelah Anda sampai di negara tujuan. Berikut daftar negara dengan visa on arrival (voa) untuk orang Indonesia:

Amerika 
Montserrat - maksimal 90 hari (bisa apply online) 
Nikaragua – 90 hari
St. Kitts & Nevis (bisa apply e-visa dan membawa dokumen-dokumen yang diperlukan)

Asia 
ASEAN
Myanmar – 28 hari

NON-ASEAN
Timor Timur
Iran
Irak
Yordania
Kyrgyzstan
Nepal
Oman
Pakistan
Srilanka
Tajikistan

Oseania
Fiji- 4 bulan
Niue – 30 hari 
Palau – 30 hari 
Papua Nugini – 60 hari 
Tuvalu – 1 bulan

Afrika
Burundi – 1 bulan
Cape Verde
Comoros – 90 hari
Djibouti – 1 bulan
Ethiopia  
Guinea-Bissau – 90 hari
Kenya – 3 bulan
Madagaskar – 30 hari
Mali
Mozambik– 30 hari
Sao Tome dan Principe
Senegal
Tanzania – 3 bulan
Togo
Uganda  
Zimbabwe – 3 bulan

Eropa
Armenia – maksimal 120 hari
Georgia
Turki – 30 hari

Visa Gratis
Irlandia
Uzbekistan
Note: Anda harus tetap mengajukan visa untuk mendapatkan akses ke negara ini, tetapi untuk mendapatkannya, Anda tidak dipungut biaya alias gratis.

Demikian daftar negara dengan visa on arrival untuk orang Indonesia. Negara tujuan Anda dalam daftar? Kalau begitu, yuk cap cus!


Daftar Negara Bebas Visa untuk WNI

Daftar Negara Bebas Visa untuk WNI orang indonesia paspor hijau

Salah satu hal yang banyak dikhawatirkan oleh para traveler dan wisatawan ketika ingin traveling ke luar negeri adalah soal mendapatkan visa. Bukan apa-apa, selain proses mengurusnya cukup rumit, aplikasi visa Anda belum tentu diterima. Nah loh! Namun tak perlu khawatir. Jika Anda ingin liburan singkat dan cepat serta anti ribet dan tak perlu dag-dig-dug menunggu aplikasi visa Anda, ada sejumlah negara bebas visa untuk orang Indonesia yang bisa Anda kunjungi hanya dengan bermodal passport. Berikut daftar negara bebas visa untuk orang Indonesia:

Asia
Anggota Negara ASEAN
Brunei - 14 hari
Kamboja – 30 hari
Laos – 30 hari
Malaysia – 1 bulan
Filipina - 30 hari
Singapura - 30 hari
Thailand - 30 hari
Vietnam - 30 hari

compare flight tiket pesawat murah

Non ASEAN
Hong Kong - 30 hari
Makau - 30 hari
Malaysia - 30 hari
Maldives – 30 hari
Cina – 15 hari

Oseania
Mikronesia - 30 hari
Samoa – 30 hari

Amerika Selatan
Bermuda – maksimal 6 bulan
Chili - 90 hari
Kolombia - 90 hari
Kuba – 30 hari
Dominika – 21 hari
Ekuador – 90 hari
Haiti – 3 bulan
Peru - 90 hari
Saint Vincent dan the Grenadines – 1 bulan

Afrika
Gambia - < 90 hari
Maroko – 3 bulan
Seychelles – 1 bulan

Demikian daftar negara bebas visa untuk pemegang paspor hijau Indonesia. Wah ternyata cukup banyak juga ya negara-negara yang berbaik hati mengijinkan orang Indonesia masuk tanpa visa :D, dan ternyata tak hanya Asia lho, tetapi juga Oseania, Amerika Selatan, dan Afrika! Bagaimana, sudah menemukan destinasi Anda selanjutnya?

Panduan dan Tips Naik Gondola di Venice

Harga naik Gondola di Venice

Gondola dan Venice adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Tak lengkap rasanya kalau ke Venice tanpa naik gondola. Begitu juga sebaliknya, naik gondola tempatnya ya di Venice, Italia (bukan di Makau atau Las Vegas :D). Meskipun sudah seperti hal wajib bagi semua wisatawan yang berkunjung ke Venice untuk naik gondola, namun banyak yang mengeluh atau memaksakan diri untuk tidak naik gondola (:p) karena katanya mahal, dan menganggapnya tourist trap! Benarkah harga naik gondola di Venice mahal? 

Venice memang telah berhasil meng-co-branding Venice & Gondola sehingga image gondola sangat lekat dengan wisata Venice, dan menjadikan naik gondola seolah agenda wajib bagi semua wisatawan yang datang ke Venice untuk pertama kali. Keberhasilan pencitraan ini tentunya tidak disia-siakan oleh penyedia jasa gondola untuk mendapatkan pendapatan yang besar dari wisata yang banyak diminati ini. 

Dan sering kali, ini berujung pada penetapan harga tarif yang cukup tinggi, dan banyak wisatawan yang mengeluhkan mahalnya biaya naik gondola di Venice, dan membuat mereka berpikir ribuan kali untuk naik gondola di Venice. Benarkah naik gondola sangat mahal? Ataukah mahalnya biaya tersebut karena ulah Gondolier dan ketidaktahuan wisatawan? Bisa jadi karena keduanya.

Karena tarif gondola sebenarnya sudah diatur dan memiliki harga yang jelas. Yaitu 80 euro untuk sekali perjalanan selama 40 menit, dengan penumpang maksimal 6 orang per gondola. Hmmm... 80 euro... berarti 1 jutaan lebih ya... What??! Mahal gila dong! 1 Juta? ‘Cuma’ buat naik gondola?? Eitss, tunggu dulu. Biaya 80 euro itu biaya per gondola, BUKAN biaya per orang! Jadi jika Anda naik ramai-ramai sampai 6 orang, berarti biayanya 80 euro/6, yaitu sekitar 190 ribu. Masih kurang dari 200 ribu. Murah kan! *maksa*. Ini naik gondola di Venice lhooo. Pengalaman wajib, minimal sekali seumur hidup. #kompor

Harga naik gondola di Venice Italia

Tarif 80 euro tadi berlaku untuk siang hari. Sementara untuk malam hari, mulai dari jam 7 ke atas, tarif yang dikenakan lebih mahal yaitu 100 euro, ketentuannya masih sama. 100 euro berarti 1,4 jutaan, masih wajar lah ya, kalau dibagi 6 jadi 230 ribuan, masih kurang dari 250 ribu. 

Nah kalau cuma 200 ribuan, kok banyak yang bilang harga naik gondola di Venice mahal? Itu bisa terjadi karena banyak faktor. Faktor yang pertama adalah ketidaktahuan wisatawan tentang tarifnya. Bisa karena acuh, malas cari tahu, atau memang biasa serba tidak tahu :p. Jadi begitu dengar tarifnya 1 jutaan sekali naik, langsung mundur nggak jadi naik gondola dan berkoar-koar naik gondola mahal! Atau, langsung ke gondolier, begitu ditawarin tarifnya 115 euro per orang, langsung pasrah tanpa tawar-menawar karena sudah pengen banget naik gondola, dan berpikir semua orang juga dapat tarif segitu. Setelah itu, mengeluh dan berkoar-koar naik gondola mahal! Kasus ketiga, mereka malas dan suka yang pasti-pasti saja, jadi langsung terima tawaran booking gondola lewat hotel. Kalau yang ini mungkin paling mahal, karena sudah ditambah biaya ini itu.

Nah faktor yang kedua adalah karena situasi dan kondisi di lapangan. Bisa jadi di wisatawan ini sudah tahu tarifnya berapa, tahu itu tarif per gondola, tapi tetap saja berujung bayar lebih mahal dari yang seharusnya. Ini bisa disebabkan karena: 1). Si gondolier kekeh pasang tarif lebih tinggi, dan si wisatawan sudah capek nyaris-nyari gondolier, setelah tawar sana sini atau rebutan dengan penumpang lain :p. 2). Si wisatawan ini hanya sendiri, berdua, atau berkelompok kurang dari 6 orang, dan tidak ada penumpang lain yang naik gondola bersamanya. Jadi tarifnya jatuhnya lebih mahal. 

Faktor yang ketiga adalah faktor lugu dan baik hati. Jadi si wisatawan ini dapat rekomendasi naik gondola dari hotel, agen, atau teman, dan dengan senang hati membayar 100 euro lebih PER ORANG untuk naik gondola. Setelahnya, ia sharing tarifnya dan mengatakan betapa pengalamannya naik gondola sangat menyenangkan, dan bahwa 100 euro per orang itu sangat “well worth it” :D

Faktor yang keempat adalah kesukarelaan. Jadi si wisatawan ini lagi liburan bersama pasangan atau keluarganya. Jadi ingin naik gondola sendiri saja bersama pasangan/keluarganya, tanpa penumpang asing. Dan bahkan mungkin tidak keberatan membayar lebih dari 100 euro untuk pengalaman yang berkesan semacam ini. Nah yang kayak begini nih, ane suka, hahaha.

Bagaimana dengan Anda, kira-kira termasuk situasi yang mana? Yang manapun, itu semua tergantung preferensi. Mau naik gondola, mau tidak, itu semua pilihan. Mau mahal ok, murah kebetulan, itu juga pilihan. Mau beralasan tidak naik gondola karena menganggapnya terlalu touristy atau bahkan tourist trap, itu juga terserah :p. Tetapi jika Anda ingin pengalaman Anda traveling ke Venice lebih lengkap dengan naik gondola, namun ingin mengeluarkan dana serendah mungkin, maka Anda berada di tempat yang tepat. Berikut tips naik gondola di Venice yang perlu Anda ketahui untuk mendapatkan pengalaman terbaik.

Tips Naik Gondola di Venice
Tarif gondola minimum standar yang ditetapkan oleh pengelolanya (yaitu Ente Gondola) adalah sebagai berikut:
*80 euro per gondola. Maksimal 6 penumpang. Lama perjalanan: 40 menit. Tambah 40 euro setiap tambahan 20 menit.
*Di atas jam 7 malam, 100 euro per gondola. Maksimal 6 penumpang. Lama perjalanan: 40 menit. Tambah 50 euro setiap tambahan 20 menit.
*Tanyakan ini sewaktu negosiasi harga, karena bisa jadi Anda dapat harga murah tetapi waktu berlayanya lebih singkat. 
2. Gondola paling banyak bisa ditumpangi hingga maksimum 6 orang. 4 orang ideal lah.
3. Jangan lupa menawar. Terutama jika Gondolier menawarkan harga jauh lebih tinggi dari harga standar. Jika dapat harga murah, tanyakan rutenya. Karena ada kebiasaan gondolier yang mengurangi harga dengan melewatkan tempat-tempat spesial tertentu untuk pelanggan diskon :p.
4. Tanyakan tentang rutenya dan buat persetujuan. Pada umumnya gondola akan berlayar ke kanal-kenal kecil di bagian dalam, melewati jembatan Rialto, dan ke Grand Canal. Pastikan Anda melewati semua tempat-tempat ini. Perjalanan yang lebih singkat biasanya tidak termasuk Rialto Bridge dan Grand Canal. Pastikan Anda juga menyusuri kanal-kanal kecil di bagian dalam karena suasananya lebih tenang dan Anda bisa melihat ceruk-ceruk dan sisi lain Venice yang tidak bisa dijamah oleh perahu besar seperti Water bus. Jika Anda ingin melewati Bridge of Sigh yang terkenal itu, atau tempat-tempat tertentu lainnya yang ingin Anda kunjungi atau lewati, pastikan Anda juga merundingkannya terlebih dahulu dengan Gondolier.
5. Naik gondola paling murah kalau ramai-ramai. Jadi paling enak kalau Anda sudah berenam. Kalau belum, cari teman segondola sesama wisatawan yang menunggu gondola.
6. Cari pangkalan gondola beberapa blok dari jalan utama dan St. Marks’s Square, terutama jika Anda ingin menjelajahi kanal dalam. Gondola yang ‘mangkal’ dekat St. Mark’s Square kemungkinan memasang tarif lebih tinggi dan banyak peminatnya.
Fakta tentang Gondolier (pendayung gondola) di Venice:
1. Gondolier umumnya memakai kaos bergaris-garis, bisa hitam atau merah, memakai celana dan sepatu hitam, dan juga topi khusus meskipun tidak selalu dipakai.
2. Seorang gondolier harus memiliki izin resmi.
3. Gondolier tidak wajib bernyanyi seperti dalam film-film :p. Ada yang menyanyi, ada yang tidak. Namun gondolier sering memberikan penjelasan seperti pemandu wisata sambil mendayung.
4. Sebagian besar gondolier bicara sedikit bahasa Inggris.
5. Gondolier umumnya laki-laki, gondolier wanita sangat jarang ditemui.
6. Meskipun warna resminya hitam, gondola banyak yang didekorasi warna-warni dan bahkan memiliki kursi yang cantik dengan bantalan yang empuk dan terkadang bahkan disediakan selimut! Jadi Anda bisa sedikit pilih-pilih dan memilih gondola spesial yang sesuai dengan selera Anda :D

Demikian sedikit panduan dan tips naik gondola di Venice (dan banyak bicara ngalor ngidul). Semoga bermanfaat dan pengalaman naik gondola Anda menyenangkan. Happy traveling!

Myeong-dong Tourist Information Center di Seoul, Korea Selatan

Myeong dong Tourist Information Center Seoul Korea Selatan

Korea Selatan adalah salah satu negara yang gencar mempromosikan pariwisatanya baik melalui media elektronik, Online, media sosial, maupun lewat berbagai acara promo dan kontes. Untuk memudahkan wisatawan mendapatkan informasi secara langsung, pemerintah dan dinas pariwisata Korea Selatan juga menyediakan banyak pusat informasi wisatawan, salah satunya adalah Myeong-dong Tourist Information Center yang terletak di jantung kawasan Myeong-dong, Seoul. 

Myeong dong Tourist Information Center Seoul Korea Selatan
Myeong-dong Tourist Information Center
Myeong-dong Tourist Information Center merupakan bagian dari Seoul Tourism Organization (STO) yang didirikan pada tahun 2008. Tourist center ini bertujuan untuk memberikan berbagai informasi dan layanan kepada wisatawan seputar wisata di Myeong-dong dan sekitarnya. Di sini Anda bisa mendapatkan informasi berupa leaflet dari koleksi Leaflet Wall atau juga bertanya langsung kepada desk officernya di Information Desk. Mereka juga bisa membantu Anda melakukan reservasi akomodasi dan berbagai pertunjukan dan acara yang ditawarkan. 

Myeong dong Tourist Information Center Seoul Korea Selatan
Informaion Desk
Myeong dong Tourist Information Center Seoul Korea Selatan
Souvenir Shop
Jika Anda tidak bisa bahasa Korea, tak perlu khawatir, karena selain bahasa Korea, mereka juga menawarkan layanan dalam bahasa Inggris, Cina, dan Jepang. Selain Leaflet Wall dan Information Desk, di Myeong-dong Tourist Information Center Anda juga bisa menemukan Resting Area, Internet Lounge, Chroma Key Zone & Hanbok Experience untuk berfoto di depan Landmark Seoul dan memakai hanbok, dan juga toko suvenir di mana Anda bisa membeli suvenir cantik nan lucu khas Korea. 

Myeong dong Tourist Information Center Seoul Korea Selatan
Resting area, Internet Lounge, Event Space
Myeong dong Tourist Information Center Seoul Korea Selatan
Chroma Key Zone & Hanbok Experience
Myeong dong Tourist Information Center Seoul Korea Selatan
Aneka suvenir lucu
Myeong dong Tourist Information Center Seoul Korea Selatan
Suvenir

Berminat ke sini?

Alamat Myeong-dong Tourist Information Center: 66, Eulji-ro, Jung-gu, Seoul
Transportasi: Subway jalur 2 Line 2 Euljiro 1(il)-ga Station. Exit 5, 6
Jam buka:
Center: 09.00 - 20.00
Chroma key zone: 09.00 - 19.00
Souvenir Shop: 10.30 - 19.30

Artikel Terkait:

9 Bus Hop-on Hop-off di 9 Kota di Eropa

London hop on hop off bus

Hop-on Hop-off Bus adalah bus wisata keliling kota yang memungkinkan kita untuk naik-turun sesuka hati selama periode tertentu, hanya dengan membeli 1 tiket/pass. Bus ini biasanya terdiri dari 2 tingkat (double decker), dengan dek bagian atas terbuka. Bus Hop-on Hop-off atau city sightseeing tour banyak dijumpai di kota-kota besar di Eropa, Amerika Serikat, Australia, bahkan di Asia seperti Singapore dan Hong Kong, dan juga Dubai dan Sharjah (Uni Emirat Arab)! Prinsipnya sama. Semua bus Hop-on Hop-off ini akan membawa kita keliling kota dengan rute yang dirancang khusus sehingga melewati hampir semua tempat wisata terkenal di kota tersebut.

Bus jenis Hop-on Hop-off ini sangat sering menjadi pilihan wisatawan karena
selain berguna sebagai alat transportasi, bus ini juga langsung akan berhenti di dekat tempat-tempat wisata yang kita tuju sehingga akan membuat jalan-jalan kita lebih mudah dan hemat waktu. Hal ini tentu sangat membantu para wisatawan yang pada umumnya memiliki waktu terbatas di sebuah kota, tetapi ingin memanfaatkan waktu mereka sebaik mungkin dengan melihat dan mengunjungi lebih banyak tempat.

Menggunakan Bus Hop-on Hop-off (HOHO) ini juga sangat mudah. Tinggal berhenti di tempat wisata yang anda mau, lalu setelah jalan-jalan anda selesai, tinggal mencegat bus hoho lain di tempat anda berhenti tadi untuk menuju ke tujuan wisata anda selanjutnya. Begitu seterusnya, anti ribet dan anti nyasar :D. Berbeda jika anda naik naik metro, subway, ataupun bus konvensional yang terkadang mengharuskan anda berganti-ganti jalur untuk sampai tujuan. Lengkap dengan banyaknya jalur, stasiun, dan segala seluk beluknya yang kompleks :D. Belum lagi jika stasiun tempat anda turun ternyata cukup jauh dari tempat wisata. Perlu tenaga dan lebih banyak waktu lagi untuk jalan. Nah dengan pertimbangan tersebut, bus HOHO ini tentu saja sangat membantu kita untuk pergi dari satu tempat ke tempat lainnya, di sebuah kota baru yang segalanya masih asing dan belum familiar. Mulai dari bahasa, mata uang, tata letak kota, stasiun, hingga jalur transportasi.

Selain itu, karena hanya 1 kali membeli tiket, andapun tak perlu berulang-ulang mengeluarkan uang tunai, pakai kartu kredit, atau mengacak-acak dompet setiap kali akan naik :p. Tinggal tunjukkan tiket atau Pass yang anda punya ke sang sopir dan andapun diinjinkan untuk masuk. Praktis kan. Dengan naik bus Hop-on Hop-off ini anda juga bisa mendapatkan keuntungan seperti ikut tour. Karena selain melewati banyak sekali tempat wisata, bus ini juga menyediakan map gratis, leaflet, serta audio guide multilingual (kadang professional guide) yang memberi informasi tentang tempat-tempat wisata yang dilewati. Jadi kalau tanpa turun, anda bisa melihat highlight wisata sebuah kota dengan bus ini in almost no time. Bayangkan, hanya dalam waktu 1-2 jam saja (per loop), anda bisa melihat hampir semua tempat wisata terkenal di satu kota. Oke kan?

Meskipun ada puluhan tempat wisata dalam rute Bus Hop-on Hop-off, anda tak harus berhenti di setiap tempat wisata atau pemberhentian. Melainkan bisa tanpa berhenti seperti dikatakan di atas, atau anda bisa pilih hanya berhenti di tempat wisata yang anda mau. Karena itulah bus ini fleksibel. Namun kalau anda mau berhenti di semua tempat, itu juga tidak dilarang. Pokoknya sesuka anda. Mau tur saja (tanpa berhenti) di loop pertama lalu baru berhenti di loop di kedua juga bisa. Dengan demikian anda mendapat gambaran utuh atau highlight semua tempat wisatanya dulu, baru turun di tempat-tempat yang anda minati atau dirasa menarik kemudian. Dengan demikian jadi tak ada yang terlewat :).

Okelah, sudah cukup ya pembukaannya (ebusyet... sudah sepanjang ini baru pembukaan? Iyalah :p). Sekarang kita masuk ke intinya, yaitu Bus Hop-on Hop-off yang ada di kota-kota wisata di Eropa seperti London, Paris, Roma, Barcelona, Madrid, dll. Let's checkin' it out!

1. London Original Tour Hop-on Hop-off Bus
Bus ini akan membawa anda keliling kota London dan melewati tempat wisata terkenal di london seperti Menara Jam Big Ben, Houses of Parliament, London Eye, Tower Bridge, Buckingham Palace, Hyde Park, Westminster Abbey, Madam TussaudsRegent’s Park, Oxford Street, Piccadilly Circus, National Gallery, Trafalgar Square, Covent Garden, Paul’s Cathedral, Tower of London, Shakespeare’s Globe, Millennium Bridge, dan puluhan tempat wisata lainnya (lihat daftar selengkapnya).

London Hop-on Hop-off bus memiliki 3 rute yaitu Red, Yellow, dan Blue (masing-masing 2 jam 1 loop), plus 3 rute Transport Link yaitu Black, Green, Purple. Dengan tiket Bus HOHO ini kita juga bisa naik gratis kapal pesiar sungai Thames (operator: City Cruises), dan 3 tur jalan kaki yaitu Changing of the Guard Istana Buckingham, Jack the Ripper, dan Rock 'n' Roll Walking Tour. Semua info lengkapnya bisa anda baca di sini.

Harga tiket London Original Tour Hop-on Hop-off Bus *:
Dewasa, 1 hari: 43.71 USD
Keberangkatan:
Pkl 08.30-17.00, setiap 15-20 menit sekali
Naik turun di lebih dari 50 tempat pemberhentian/stop
*harga dapat berubah sewaktu-waktu
Tiket bisa dibeli di Visitor Center di Trafalgar Square dan 4 tour starting point lainnya, di websitenya (www.theoriginaltour.com) atau booking online di sini.

2. Paris L'Open Tour Hop-On-Hop-Off Bus
Bus ini akan membawa anda keliling kota Paris dan melewati tempat wisata terkenal di Paris seperti Menara Eiffel, Champ de Mars, Champ Elysees, Arc de Triomphe, Trocadero, Louvre Museum, Tuileries Gardens, Notre Dame, Conciergerie, Musee d'Orsay, Pont des Arts, Place de la Concorede, Grand Palais, Petit Palais, Les Invalides, Musee Rodin, dan puluhan tempat wisata lainnya (lihat daftar selengkapnya).

Paris L'Open Tour memiliki 4 rute yang saling terhubung yaitu Paris Grand Tour (1 loop: 2 jam), Bastille-Bercy (1 loop: 60 menit), Montmartre-Grands Boulevards (60 menit), dan Montparnasse - Saint-Germain (60 menit). Info lengkapnya bisa anda baca di sini.



Harga tiket Paris L'Open Tour Hop-On-Hop-Off Bus*:
Dewasa, 1 hari: 45.06 USD
Dewasa, 2 hari: 50.69 USD
Dewasa, 3 hari: 56.33 USD
Keberangkatan:
April-Oktober: Pkl 09.30-20.30, setiap 10 menit sekali
November-Maret: Pkl 9:30-18.30, setiap 30 menit sekali
Naik turun di 50 tempat pemberhentian/stop
*harga dapat berubah sewaktu-waktu
Tiket bisa dibeli langsung di atas bus HOHO L'Open Tour, di websitenya (www.paris.opentour.com/en/) atau booking online di sini.

3. Paris Big Bus Tour/Les Cars Rouge
Les Cars Rouges atau sekarang disebut sebagai Paris Big Bus Tour adalah operator bus hop-on hop-off lainnya di Paris selain L'Open Tour. Bus ini akan membawa anda keliling kota Paris dan melewati tempat wisata terkenal di Paris seperti Menara Eiffel, Champ de Mars,  Louvre Museum, Tuileries Gardens,  Arc de TriompheNotre Dame, Musee d'Orsay, Trocadero, Grand PalaisPont des Arts, dan tempat wisata lainnya (lihat daftar selengkapnya). Bedanya dengan L'Open Tour, cakupan area Big Bus Tour lebih sedikit. Selain itu hanya ada 1 rute (1 loop: 2 jam 15 menit). Baca selengkapnya di sini.

Harga tiket Paris Big Bus Hop-on Hop-off*: 
Dewasa, 1 hari: 29.00 Euro
Dewasa, 2 hari: 33.00 Euro
Keberangkatan:
Pkl 09.30-19.10
Naik turun di 10 tempat pemberhentian.
*harga dapat berubah sewaktu-waktu
Tiket bisa dibeli di setiap stop/pemberhentian Big Bus Tour atau booking online di websitenya (eng.bigbustours.com/paris/). Big Bus Tour juga sudah termasuk dalam paket Paris Pass, jadi anda bisa naik gratis jika sudah memilikinya.

4. Rome Hop-On Hop-Off Sightseeing Bus
Bus ini akan membawa anda keliling kota Roma dan melewati tempat wisata terkenal di Roma seperti Colosseum, Trevi Fountain, Tiber Island, Vatican City, Circus Maximus, Basilica of Santa Maria Maggiore, Piazza Venezia, dan tempat wisata lainnya. Info selengkapnya bisa anda baca di sini. 1 putaran/loop memakan waktu 1,5-2 jam. 

Harga tiket Rome Hop-On Hop-Off Sightseeing Bus *:
Dewasa, 1 hari: 30.98 USD
Dewasa, 2 hari: 38.02 USD
Dewasa, 3 hari: 45.06 USD
Keberangkatan:
April-Oktober: Pkl 09.00-19.00, setiap 20 menit sekali
November-Maret:
Pkl 9.00-15.0, setiap 30 menit sekali
Pkl 15.00-17.00, setiap 1 jam sekali (Sabtu, Minggu, dan hari libur 30 menit 1x)
Naik turun di 8 tempat pemberhentian.
*harga dapat berubah sewaktu-waktu
Tiket bisa dibeli di setiap pemberhentian bus Rome Hop-On Hop-Off Sightseeing Tour atau booking online di sini.

5. Madrid City Tour Hop-on Hop-off Bus
Bus ini akan membawa anda keliling kota Madrid dan melewati tempat wisata terkenal di Madrid seperti Plaza MayorPuerta del SolPalacio RealPlaza de CibelesPlaza de España, Gran Vía, Museo del PradoSantiago Bernabéu Stadium, dan sejumlah tempat wisata lainnya (lihat daftar selengkapnya).

Madrid City Hop-on Hop-off Tour memiliki 2 rute yaitu Blue Route (Route/Ruta 1) dan Green Route (Ruta 2) yang masing-masing mengkususkan diri pada kawasan bersejarah di kota Madrid (Blue route, 1 loop 80 menit) dan kawasan modernnya (Green route, 1 loop 60 menit). Info lengkapnya bisa anda baca di sini.

Harga tiket Madrid Hop-on Hop-off Bus*:
Dewasa, 1 hari: 29.57 USD
Dewasa, 2 hari: 35.20 USD
Keberangkatan:
Maret-Oktober: Pkl 09.00-22.00, setiap 8-9 menit sekali
November-Februari: Pkl 10.00-18.00, setiap 14-15 menit sekali
Naik turun di 37 tempat pemberhentian
*harga dapat berubah sewaktu-waktu
Tiket bisa dibeli di MCT Information Centre (Calle Félipe IV, dekat Museo del Prado), di kantor Juliá Travel (Plaza de España, 7), di websitenya (www.madridcitytour.es/en) atau booking online di sini.

6. Barcelona Hop-on Hop-off City Tour
Bus ini akan membawa anda keliling kota Madrid dan melewati tempat wisata terkenal di Barcelona, Spanyol, seperti Las Ramblas, Sagrada Familia, Parc Güell, Tibidabo, La Pedrera, Casa Batlló, Poble Espanyol, Camp Nou (stadion F.C. Barcelona), Montjuic, dan tempat wisata lainnya (lihat daftar selengkapnya).

Barcelona Hop-on Hop-off Bus memiliki 2 rute yang saling terhubung yaitu East Route (1 loop: 120 menit pada musim dingin, 140 menit pada musim panas) dan West Route (1 loop: 120 menit). Info lengkapnya bisa anda baca di sini.

Harga tiket Barcelona Hop-on Hop-off Bus*:
Dewasa, 1 hari: 38.02 USD
Dewasa, 2 hari: 49.29 USD
Keberangkatan:
Musim panas (April - Oktober): Pkl 09.00-20.00, setiap 7-15 menit sekali
Musim dingin (November - Maret): Pkl 10.00-19.00, setiap 7-15 menit sekali
Naik turun di 32 tempat pemberhentian
*harga dapat berubah sewaktu-waktu
Tiket bisa dibeli langsung di Bus, di kantornya (Balmes 5, Barcelona), di websitenya (www.barcelonacitytour.cat/en/) atau booking online di sini.

7. Brussels Hop-on Hop-off Tour Bus
Bus ini akan membawa anda keliling kota Brussels, Belgia, dan melewati tempat wisata terkenal di Brussels seperti Grand Place, Chocolate Museum, Manneken Pis, Royal St Hubert Gallery, Beer Museum, Tin Tin, Atomium, Mini-Europe, Traditional Chocolate Factory, Waffle Factory, dan tempat wisata lainnya (lihat daftar selengkapnya).

Brussels Hop-on Hop-off Bus memiliki 2 rute yang saling terhubung yaitu Blue Line dan Red Line yang masing-masing loop memakan waktu sekitar 75 menit. Info lengkapnya bisa anda baca di sini.

Harga tiket*:
Dewasa, 1 hari: 32.40 USD
Dewasa, 2 hari: 42.26 USD
Keberangkatan:
April - Oktober:
Senin-Jumat: Pkl 10.00-16.00, setiap 30 menit sekali
Sabtu - Minggu: Pkl 09.30 00-17.00 setiap 30 menit sekali
November - Maret:
Senin-Jumat: Pkl 10.00-14.30, setiap 30 menit sekali
Sabtu - Minggu: Pkl 10.30 00-16.00, setiap 30 menit sekali
Naik turun di 21 tempat pemberhentian, tiket bisa di booking online di sini.
*harga dapat berubah sewaktu-waktu

8. Berlin City Hop-on Hop-off Tour Bus 
Bus ini akan membawa anda keliling kota Berlin, Jerman, dan melewati tempat wisata terkenal di Berlin seperti Checkpoint Charlie, Alexanderplatz, Berliner Dom (Cathedral), Pergamon Museum, Brandenburg Gate, dan Charlottenburg Palace (lihat daftar selengkapnya). 1 putaran/loop memakan waktu 2,5 jam.

Harga tiket Berlin City Hop-on Hop-off Tour Bus  *:
Dewasa, 2 hari: 33.81 USD
Keberangkatan:
Musim panas (15 Maret - 27 Oktober): Pkl 10.00-16.30, setiap 10 menit sekali
Musim dingin (28 Oktober - 14 Maret): Pkl 10.00-15.30, setiap 10 menit sekali
Naik turun di 20 tempat pemberhentian, tiketnya bisa booking online di sini.
*harga dapat berubah sewaktu-waktu

9. Amsterdam Hop-on Hop-off Tour Bus 
Bus ini akan membawa anda keliling kota Amsterdam, Belanda, dan melewati tempat wisata terkenal di Amsterdam seperti National Maritime Museum, Heineken Experience, Anne Frank House, Windmill, Vondelpark, Leidse Square, dan tempat wisata lainnya (lihat daftar selengkapnya). 1 putaran/loop memakan waktu 2 jam.

Harga tiket Amsterdam Hop-on Hop-off Bus*:
Dewasa, 1 hari: 25.35 USD
Dewasa, 2 hari: 36.62 USD
Keberangkatan:
April- Oktober: Pkl 09.10-19.00, setiap 25 menit sekali
November- 14 Maret: Pkl 09.30-18.00, setiap 25 menit sekali
Naik turun di 11 tempat pemberhentian, tiketnya bisa booking online di sini.
*harga dapat berubah sewaktu-waktu

Baca juga:

Jadwal Tutup Tempat Wisata, Museum, dan Monumen di Paris

Louvre museum close days

Jadwal tutup tempat wisata, museum, dan monumen di Paris ini penting untuk merencanakan waktu jalan-jalan yang tepat di Paris. Terutama bagi anda yang hanya memiliki waktu yang singkat untuk menjelajah kota ini. Jangan sampai datang di 'hari yang salah' di mana tempat yang ingin anda kunjungi ternyata malah tutup pada hari itu. Jadwal ini juga penting jika anda membeli Pass masuk tempat wisata di Paris (seperti Paris Pass, Paris Museum Pass, dan Paris City Passport) yang mana berlaku dalam hari yang berurutan dan tetap dihitung meskipun, misalnya, ada hari liburnya. Nah, sudah tak sabar ingin tahu daftar hari tutup sejumlah tempat wisata di Paris?

Oh ya, sebagai panduan umum, kebanyakan museum dan monumen di Paris biasanya tutup pada hari Senin atau Selasa, tanggal 1 Januari (Tahun Baru), 1 Mei (May Day atau Labor Day/Hari Buruh), dan 25 Desember (Natal). Untuk detailnya, siahkan cermati daftar berikut.

Tutup Hari Senin
Pavillon de l’Arsenal
Musée de la Mode et du textile
Musée des Arts Décoratifs 
Musée des Arts et Métiers
Musée de la Monnaie de Paris
Musée d'Art moderne de la ville de Paris
Musée du Montparnasse
Musée Balzac
Musée de la Musique
Bibliothèque Francois Mitterrand
Musée d'Orsay
Musée Bourdelle
Musée Carnavalet
Musée de la Poupée
Catacombes
Musée de la Publicité
Musée Cernuschi
Musée du quai Branly
Musée Cognacq-Jay
Musée Rodin
Musée de la Contrefaçon
Musée Roland Garros
Musée national du Sport
Palais de la Découverte
Palais de Tokyo
Historial de Gaulle
Cité nationale de l'Histoire de l’Immigration 
Musée Victor Hugo
Musée Jean Moulin
Musée de la Vie Romantique
Musée du Jeu de Paume 
La Villette
Musée des Lettres et Manuscrits
Musée du Vin
Musée Marmottan
Musée Zadkine

Tutup Hari Selasa
Aquarium tropical
Cité de l’Architecture
Galerie de Minéralogie
Musée Eugène Delacroix
Musée du Moyen-Age (Musée de Cluny)
Grande Galerie de l’Evolution
Musée Gustave Moreau
Musée de l’Orangerie
Musée Guimet
Galerie de Paléontologie
Centre Pompidou

Tutup Hari Senin dan Selasa
Musée de la Légion d’Honneur
La Maison Rouge
Musée Nissim de Camondo
Le Plateau - Centre d'Art Contemporain
Musée Maxim

Tutup Hari Selasa dan Rabu
Musée Dapper

Tutup Hari Senin, Kamis, dan Jumat
Musée du Val de Grace

Tutup Hari Kamis dan Jumat
Les Egouts de Paris

Tutup Hari Sabtu dan Minggu
Musée Pasteur
Musée du Compagnonnage
Musée Dupuytren

Tutup Hari Sabtu
Musée d’Art du Judaïsme
Mémorial de la Shoah

Tutup Hari Minggu
Musée de la Poste
Musée de la Préfecture de Police

Tutup Hari Minggu dan Senin
Musée Baccarat
Musée Clemenceau
Musée du Fumeur
Maison de la Culture du Japon

Tutup Hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan Senin
Musée de l’Assistance Publique

Tutup Bulan Agustus
Warga Paris biasannya mengambil libur tahunan setiap bulan Agustus. Pada bulan ini, banyak toko dan restauran di Paris juga tutup.
Musée de l’Assistance Publique
Musée Curie
Musée du Fumeur
Musée Pasteur
Musée Clemenceau

Tutup Hari Libur Nasional
Musée d'Art Moderne de la ville de paris
Musée Balzac
Musée Jean Moulin
Musée Bourdelle 
Musée de la Poste
Musée Carnavalet
Musée de la Poupee
Catacombes de Paris
Musée de la Vie Romantique
Musée Cernuschi
Musée Victor Hugo
Musée Clemenceau
Musée Zadkine
Musée du Compagnonnage

Buka Senin-Jumat (Tutup Setiap Weekend)
Pinacothèque
Halle Saint-Pierre
Le 104

Buka Sepanjang Tahun
CinéAqua (sauf le 14 juillet )
Musée de l’Erotisme
Musée Jacquemart-André
Jardin d’Acclimatation
Tour Montparnasse

Paris Pass vs Paris City Passport vs Museum Pass vs Visit Card. Apa Bedanya?

Paris Pass vs Museum Pass Paris City Passport difference

Apa bedanya Paris Pass, Paris City Passport, Paris Museum Pass, dan Paris Visit Card/Metro Pass? Zzzz... baru denger judulnya saja sudah bikin rambut keriting. Hehe... Mungkin inilah efek pertama yang dirasakan oleh para wisatawan begitu mendengar nama ini... membingungkan dan bikin pusing. Eh niatnya mau jalan-jalan hemat malah jadi pusing :p. Nah, daripada pusing-pusing sendiri, mending kita cari tahu yuk perbedaan dari 4 kartu ini, dan kartu mana yang sebaiknya kita pilih.


Di kota-kota besar di Eropa yang notabenenya memang tujuan wisata utama dunia, pariwisatanya memang dikelola dengan sangat baik dan industri pariwisatanya berkembang pesat. Tak hanya dari segi tempat wisatanya saja, tetapi juga berbagai fasilitas dan layanan untuk wisatawan.

Nah salah satu fasilitas dan layanan yang dikembangkan untuk pengunjung dan wisatawan, baik oleh pemerintah, perusahaan, maupun perorangan adalah adanya aneka ‘Pass’ atau bisa disebut ‘kartu bebas masuk’ ini. Tujuannya adalah untuk memudahkan para wisatawan untuk berkeliling kota yang bersangkutan. Dengan demikian mereka bisa mendapat pengalaman wisata semaksimal mungkin, di tempat asing, dan dalam waktu singkat (umumnya, singkat) yang mereka miliki. Intinya, save time, money,... and stress.

Nah sama bingungnya dengan tak ada pilihan, banyaknya pilihan juga terkadang malah lebih dilema :p *deh susah*. Hal ini juga berlaku dengan aneka Pass yang tersedia di Paris ini. Sekilas memang serupa dan bikin bingung mau pilih yang mana, tapi nanti begitu didekati dan dilihat lebih seksama, ketahuan kok mana yang pas di hati ;) *blushed* (loh?!). So, langsung saja... mari kita dekati satu per satu, dimulai yang paling nampak sederhana :)

Paris Visite travel card atau Paris Visit Card adalah kartu pass untuk bebas naik transportasi umum di Paris dan sekitarnya selama masa aktif kartu. Dengan menggunakan Paris Visit Card, anda bebas bolak-balik naik transportasi umum di Paris sepuasnya, selama kartu masih aktif. Moda transportasi ini meliputi Metro, RER (RATP dan SNCF), Transilien SNCF, Ile-de-France bus lines (RATP and OPTILE), Orlyval line (yang menghubungkan Orly Airport ke RER B), dan Montmartre funicular, tergantung zonanya. Karena meliputi metro dan bus, kartu pass ini juga sering disebut sebagai Paris Metro Pass, Bus Pass, atau Transport Pass.

Paris Visite Card sudah termasuk dalam paket Paris Pass dan Paris City Passport. Paris Visite Card juga memberikan diskon di sejumlah tempat wisata.

Jenis: Transport/Travel Pass
Harga: 
Zona 1 - 3 (Paris Center/Centro)
Dewasa, 1 hari: 10.85 € 
Dewasa, 2 hari: 17.65 € 
Dewasa, 3 hari: 24.10 € 
Dewasa, 5 hari: 34.70 € 

Zona 1 -5 (Paris Banlieu/Suburb - termasuk Charles de Gaulle (CDG) dan Orly Airport, Istana Versailles, Disney Land Paris)
Dewasa, 1 hari: 22.85 € 
Dewasa, 2 hari: 34.70 € 
Dewasa, 3 hari: 48.65 € 
Dewasa, 5 hari: 59.50 € 
Masih kurang jelas? Silahkan baca selengkapnya tentang Paris Visite Card di sini. Kalau sudah jelas, bisa langsung capcus order dari website RATP (www.ratp.fr/en/) atau langsung booking online di website Paris Convention and Visitors Bureau (en.parisinfo.com). 

Paris Museum Pass
Paris Museum Pass adalah satu paket kartu bebas akses untuk masuk gratis ke lebih dari 60 museum, monumen, dan bangunan bersejarah di Paris dan sekitarnya, tanpa perlu antri (fast track entry).

Paris Museum Pass sudah termasuk dalam paket Paris Pass dan Paris City Passport.

Jenis: Museum Pass 
Harga: 
Dewasa, 2 hari: 42 € 
Dewasa, 4 hari: 56 € 
Dewasa, 6 hari: 69 € 
Masa Aktif: 2, 4, dan 6 hari termasuk hari pertama aktivasi/validasi/pemakaian 
Masa Berlaku: Saat ini sampai akhir 2014

Masih kurang jelas? Silahkan baca selengkapnya tentang Paris Museum Pass di sini. Kalau sudah jelas, bisa langsung capcus ke website Paris Museum Pass (en.parismuseumpass.com) untuk order, atau langsung booking online di website Paris Convention and Visitors Bureau (en.parisinfo.com). 

Meskipun anda sudah punya passport, anda bisa pertimbangkan untuk punya ‘passport’ yang ini juga. Seperti Paris Pass, Paris City Passport juga merupakan kartu andalan untuk bebas jalan-jalan di Paris. Gratis masuk ke lebih dari 60 museum, monumen, dan bangunan bersejarah di Paris, tanpa perlu antri (fast track entry), gratis naik transportasi umum di Paris, dan gratis naik 2 tur wajib di Paris, yaitu Hop-on Hop-off Bus Tour dan Sightseeing River Cruise.

Jenis: Sightseeing Pass/City Pass
Meliputi: Paris Museum Pass, Paris Visite Card (zona 1-3), Hop-on Hop-off Bus Tour (kecuali yang 2 hari), Wisata Pesiar/Sightseeing River Cruise (Bateaux Mouches)
Harga:
Dewasa, 2 hari: 72 € - Hop-on Hop-off bus tidak termasuk
Dewasa, 3 hari: 105 € - Museum Pass-nya hanya bisa dipakai 2 hari, Hop-on Hop-off 1 hari
Dewasa, 5 hari: 130 € - Museum Pass-nya hanya bisa dipakai 4 hari, Hop-on Hop-off 1 hari
Masa Aktif: Secara garis besar 2, 3, dan 5 hari termasuk hari pertama aktivasi/validasi/pemakaian
Masa Berlaku: Ada deadlinenya, saat ini sampai akhir 2014

Masih kurang jelas? Silahkan baca selengkapnya tentang Paris City Passport di sini. Kalau sudah jelas, bisa langsung capcus ke website Paris Convention and Visitors Bureau (en.parisinfo.com) untuk booking online Paris City Passport anda.

Dari semua kartu pass, Paris Pass-lah yang paling terkenal dan yang cakupannya paling luas. Pass ini sudah meliputi Museum Pass, Attraction Pass, Paris Visite Card, Paris Hop-on Hop-off Bus Tour, dan Wisata Pesiar (Sightseeing River Cruise). Dengan membeli kartu ini kita bisa masuk gratis dan bebas antri ke lebih dari 60 tempat wisata terkenal di Paris dan sekitarnya, yang termasuk monumen, bangunan berejarah, museum, dan galeri seni; serta Tour, perahu pesiar sungai Seine, Paris hop-on hop-off bus tour, dan Montmartre mini train (lihat daftar lengkapnya di sini). Plus dapat buku panduan wisata Paris gratis juga.

Dan karena sudah termasuk Paris Visite Card, kita juga gratis bolak-balik naik moda transportasi umum di Paris seperti Paris metro, kereta RER, SNCF, dan kereta kabel Montmartre, selama masa berlaku kartu ini. Kartu Paris Pass juga memungkinkan kita dapat gratisan atau diskon di restauran atau tempat belanja partner Paris Pass, seperti Hard Rock Cafe, Printemps Haussman, dan Galeries Lafayette.

Jenis: Sightseeing Pass/City Pass
Meliputi: Paris Museum Pass, Paris Attraction Pass, Paris Visite Card (zona 1 - 3), Hop-on Hop-off Bus Tour, Wisata Pesiar/Sightseeing Cruise (Bateaux Parisiens)
Harga (sering ada diskon lho):
Dewasa, 2 hari: 117 €
Dewasa, 4 hari: 173 € 
Dewasa, 6 hari: 210 €
Masa Aktif: 2, 4, dan 6 hari termasuk hari pertama aktivasi/validasi/pemakaian
Masa Berlaku: 1 tahun sejak pembelian

Masih kurang jelas? Silahkan baca selengkapnya tentang Paris Pass di sini. Kalau sudah jelas, bisa langsung capcus ke website Paris Pass (www.parispass.com) untuk order kartu bebas akses anda.

Kesimpulan:
Jadi, dari ke-4 Pass ini, hanya 2 yang bisa disejajarkan untuk dibandingkan karena sama jenisnya, yaittu: Paris Pass dan Paris City Passport.

Paris Pass Vs Paris City Passport
1. Dua-duanya termasuk Paris Museum PassParis Visite CardHop-on Hop-off Bus Tour, dan Sighseeing Cruise. Tapi Paris Pass masih ada tambahan Attractions Pass, sehingga cakupan wisatanya lebih banyak daripada Paris City PassportParis Pass juga menawarkan diskon di sejumlah restauran, toko, dan tempat belanja, dan memberikan buku panduan gratis.

Yang termasuk dalam Paris Pass tetapi tidak termasuk dalam Paris City Passport:
Montparnasse Tower
- Musee Grevin (Grevin Wax Museum)
- Paris Opera House (Opera/Palais Garnier)
- Dali Museum - Montmartre
- Montmartre Mini Train
- Paris Story Interactive Museum (Paris Story, Miniature Paris, Paris Experience)
- Ô Château Wine Tasting Experience
- Spesial offer di sejumlah restauran, toko, dan pusat perbelanjaan

2. Perbedaan juga terletak pada penyedia layanan perahu pesiar Sightseeing Cruise yang digunakan. Paris Pass menggunakan perahu pesiar Bateaux Parisiens, sementara Paris City Passport menggunakan Bateaux Mouches. Untuk Hop-on Hop-off Busnya, sama yaitu pakai Paris Big Bus Tour (Les Cars Rouges).
3. Paris Pass lebih fleksibel daripada Paris City Passport, dalam hal pemakaian Pass sesuai jumlah harinya. Jadi andapun lebih mudah untuk memanfaatkan Paris Pass daripada Paris City Passport.
4. Harganya juga sudah pasti berbeda. Paris City Passport lebih murah dari Paris Pass, dengan cakupan lebih sedikit atraksi wisata dan fleksibilitas kurang dari Paris Pass.

Jadi, mana yang sebaiknya anda pilih? Mana yang terbaik? Jawabannya: tergantung (sorry kalau jawabannya klise, tapi memang begitu). Tergantung pada kebutuhan anda dan gaya jalan-jalan anda di Paris. Umumnya Pass lebih menghemat pengeluaran anda, dibanding jika anda membeli tiket tempat wisata satu-satu, khususnya kalau yang mau anda kunjungi banyak. 

Semakin banyak yang anda kunjungi, berarti semakin efektiflah Pass yang anda beli. Yang berarti anda semakin menghemat. Namun demikian, janganlah seperti orang dikejar-kejar waktu. Tetaplah nikmati jalan-jalan anda, stay present, and take time to stop and smell the roses :D. Kebanyakan wisatawan memilih Paris Pass karena lebih banyak yang ditawarkan, sehingga pengalaman jalan-jalan mereka lengkap dan maksimal. Kalau anda? Hanya anda yang bisa menentukan. Silahkan baca link masing-masing Pass untuk info lebih detail. Semoga infonya membantu, and.... Good luck!

Oh by the way, semua Pass di Paris baik Paris Museum Pass, Paris City Passport, maupun Paris Pass, tidak termasuk tiket naik ke Menara Eiffel. Jadi anda harus tetap menganggarkan budget untuk itu kalau mau naik ke atas sana :)

Artikel Terkait:
Lihat Daftar City Pass Lainnya

Praktis Keliling Paris dengan Paris Visite Travel Card

Paris Visite travel card metro pass

Paris Visite travel card atau Paris Visit Card adalah kartu pass untuk bebas naik transportasi umum di Paris dan sekitarnya selama masa aktif kartu. Kartu pass ini dikeluarkan secara resmi oleh RATP (Régie Autonome des Transports Parisiens/otoritas sistem transportasi umum di Paris), dan ditujukan untuk memudahkan pengunjung dan wisatawan untuk berkeliling kota Paris. Kenapa khususnya ditujukan untuk wisatawan? Karena kartu ini memiliki masa aktif yang singkat (1 - 5 hari), sehingga cocok untuk wisatawan yang umumnya hanya berada di Paris kurang dari 1 minggu. 

Dengan menggunakan Paris Visite Card,
anda bebas bolak-balik naik transportasi umum di Paris sepuasnya, selama kartu masih aktif. Moda transportasi ini meliputi Metro, RER train (RATP dan SNCF), Transilien SNCF, Ile-de-France bus lines (RATP and OPTILE), Orlyval line (yang menghubungkan Orly Airport ke RER B), dan Montmartre funicular, tergantung zonanya. Karena meliputi metro dan bus, kartu pass ini juga sering disebut sebagai Paris Metro Pass, Paris Bus Pass, atau Pass Transport

Harga: 
Zona 1 - 3 (Paris Center/Centro)
Dewasa, 1 hari: 10.85 € 
Dewasa, 2 hari: 17.65 € 
Dewasa, 3 hari: 24.10 € 
Dewasa, 5 hari: 34.70 € 

Zona 1 -5 (Paris Banlieu/Suburb - termasuk Charles de Gaulle (CDG) dan Orly Airport, Istana Versailles, Disney Land Paris)
Dewasa, 1 hari: 22.85 € 
Dewasa, 2 hari: 34.70 € 
Dewasa, 3 hari: 48.65 € 
Dewasa, 5 hari: 59.50 € 

Where to buy? 
Anda bisa membeli Paris Visite Card di ticket dispenser machine dan juga booth tiket yang ada di stasiun Metro dan RER. Anda juga bisa beli Paris Visite card secara online dari website RATP (www.ratp.fr/en/) atau langsung booking online di website Paris Convention and Visitors Bureau (en.parisinfo.com). Paris Visite Card juga sudah termasuk dalam paket Paris Pass dan Paris City Passport sehingga anda bisa gratis masuk ke tempat wisata juga.

Tahukah Anda?

Paris Museum Pass: Prices and What's Included

Paris Museum Pass

Paris Museum Pass adalah satu paket kartu bebas akses ke lebih dari 60 museum dan monumen di Paris dan sekitarnya. Berlaku multiple entry dan fast track entry (tak perlu lagi antri untuk mendapat tiket).

Berikut daftar museum dan monumen yang bisa anda masuki gratis sepuasnya menggunakan Paris Museum Pass.

Di Paris :
- Musée d'Orsay
- Cité des Sciences et de l'Industrie
- Musée de l'armée, Tombeau de Napoléon 1er (Les Invalides)
- Centre Pompidou - Musée National d'Art Moderne
- Musée national des Arts Asiatiques - Guimet
- Musée des Arts Décoratifs
- Musée des Arts et Métiers
- Musée du Quai Branly
- Chapelle expiatoire
- La Cinémathèque française - Musée du Cinéma
- Musée national Eugène Delacroix
- Musée des Égouts de Paris
- Musée d'art et d'histoire du Judaïsme
- Musée national de la Marine
- Musée national de l’Orangerie
- Musée Rodin
- Cité de l'Architecture et du Patrimoine - Musée des Monuments français
- Musée Cluny - Musée national du Moyen Âge
- Musée des Plans reliefs
- Cité de la musique - musée de la Musique
- Musée Nissim de Camondo
- Espaces Mode et Textile
- Espaces Publicité
- Musée Gustave Moreau
- Palais de la découverte - universcience

Sekitar Paris :
- Châteaux de Versailles et de Trianon (Istana Versailles)
- Château de Vincennes
- Musée d'Archéologie nationale et Domaine national de Saint-Germain-en-Laye
- Abbaye Royale de Chalis
- Musée de l’Air et de l’Espace
- Musée Condé - Château de Chantilly
- Château de Fontainebleau
- Château de Maisons-Laffitte
- Musée national de Port-Royal des Champs
- Château de Rambouillet, Laiterie de la Reine et Chaumière aux Coquillages
- Musée national de la Renaissance - Château d’Ecouen
- Maison d’Auguste Rodin à Meudon
- Basilique cathédrale de Saint-Denis
- Villa Savoye
- Sèvres, Cité de la céramique - Musée national de la céramique
- Musée et domaine nationaux du Palais impérial de Compiègne
- Musée départemental Maurice Denis
- Château de Pierrefonds
- Musée national des Châteaux de Malmaison et Bois-Préau
- Château de Champs-sur-Marne

Paris Museum Pass

Jenis: Museum Pass 
Harga*: 
Dewasa, 2 hari: 42 € 
Dewasa, 4 hari: 56 € 
Dewasa, 6 hari: 69 € 
Masa Aktif Pass: 2, 4, dan 6 hari termasuk hari pertama aktivasi/validasi/pemakaian 
Masa Berlaku Pass: Saat ini sampai akhir 2014
*Harga dapat berubah sewaktu

Where to buy?
Anda bisa membeli Paris Museum Pass di Tourist Information Desk di Roissy-Charles de Gaulle (CDG) Airport dan Orly Airport begitu anda tiba. Bisa juga langsung beli di museum dan monumen tujuan seperti di Louvre Museum dan Notre Dame Cathedral, dan juga sejumlah Visitor Centre dan Tourist Office di Paris. Anda juga bisa booking online dari website Paris Pass (en.parismuseumpass.com) atau website Paris Convention and Visitors Bureau (en.parisinfo.com) untuk kemudian dikirim ke alamat anda atau anda ambil sendiri di Paris.

Nah jika ingin wisata lengkap di Paris, tak hanya museum dan monumen, anda bisa pilih Paris Pass. Paris Museum Pass juga sudah termasuk dalam Paris City Passport.


Kartu Pass Terkait: