Tampilkan postingan dengan label UNESCO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UNESCO. Tampilkan semua postingan

Ini Dia Kastil di Tengah Laut Terbelah di Perancis

Pulau Mont Saint Michel Perancis

Pulau Mont Saint Michel mungkin merupakan tempat wisata paling terkenal di Perancis selain tempat-tempat wisata yang ada di Paris dan Istana Verailles. Pulau ini merupakan sebuah pulau mungil seluas 100 hektar yang berada di tepi selat Channel, di wilayah Normandy, Perancis bagian utara. Banyak yang membuat pulau kecil ini menjadi istimewa. 

Salah satunya adalah letaknya yang hanya berjarak 600 m dari bibir pantai, sehingga bisa diakses dari daratan melalui jalan darat yang sekilas mirip laut yag terbelah.

Selain letaknya yang unik, pulau Mont Saint Michel juga memiliki posisi yang strategis karena berada di Selat Channel di antara daratan negara Perancis dan Inggris. Karena letaknya yang strategis inilah pulau ini juga memiliki peran penting dalam sejarah, yaitu sebagai benteng pertahanan seperti pada masa Perang 100 tahun melawan Inggris. Jalan darat ke Pulau Mont Saint Michel yang unik tadi juga telah dimanfaatkan sebagai mekanisme pertahanan alami untuk menghalau dan menumbangkan musuh yang datang. Pulau Mont Saint Michel juga beberapa kali berganti kekuasaan antara Perancis dan Inggris dan menjadi saksi perjuangan William the Conqueror, sang adipati Normandy, menaklukan dan menduduki tahta Inggris pada tahun 1066. 

Pulau Mont Saint Michel Perancis

Selain letaknya yang unik dan strategis, masih ada 1 hal lagi yang membuat pulau ini itimewa. Yaitu adanya sebuah biara mirip kastil kuno yang berdiri tepat di puncak pulau dan memberinya bentuk dan siluet yang cantik seperti sekarang. Tak hanya itu, pemandangan teluk dan daratan lumpur yang luas juga menciptakan pemandangan yang menakjubkan seperti di negeri dongeng. Tak heran jika pulau Mont Saint Michel menjadi salah satu landmark paling ikonik dan tempat wisata paling terkenal di Perancis. Pulau ini pun beserta teluknya telah didaulat menjadi salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1979, dan menerima kunjungan lebih dari 3 juta orang per tahun.


Pulau Mont Saint Michel merupakan sebuah pulau sekaligus kota yang dihuni oleh hanya 44 orang penduduk, termasuk biarawan dan biarawati (2009). Konstruksi kota ini terbilang unik dan konvensional karena mengikuti struktur feodal yang berstrata-strata. Posisi yang paling tinggi adalah untuk Tuhan yaitu biara yang berdiri di tengah dan puncak pulau, kemudian balai kota, lalu toko dan perumahan, dan di dasar pulau (di luar tembok kota) adalah rumah-rumah petani dan nelayan.

Pulau Mont Saint Michel Perancis

Daya tarik Mont Saint Michel terletak pada pulaunya sendiri serta pemandangan sekitar dan nuansa kotanya, sehingga tak ada tempat wisata khusus untuk didatangi di pulau ini kecuali biaranya yaitu L'Abbaye du Mont-Saint-Michel (Abbey of Mont Saint Michel). Biara ini dibangun pada abad 11 dan menurut legenda dibangun atas wahyu dari malaikat Mikael (Michael/Michel) yang mendatangi uskup kota Avranches pada tahun 708 dan memerintahkannya untuk membangun sebuah biara di sebuah pulau kecil berbatu.

Mont Saint Michel town

Nah dengan membeli tiket masuk ke biara, Anda bisa berkeliling kompleks biara yang agung bak kastil ini dan juga masuk ke kapel bawah tanahnya. Selain mengunjungi biara, menyusuri jalan-jalan berliku di kota Mont Saint Michel juga tak boleh Anda lewatkan, karena kota ini memiliki nuansa kota tua abad pertengahan yang kental dan menawan seperti di film-film fantasi seperti Harry Potter :D. Belanja suvenir atau window shopping di deretan toko sepanjang jalan Grand Rue juga tak boleh terlewat ya.

Mont Saint Michel town
Jalan pertokoan di pulau Mont Saint Michel
Mont Saint Michel town
Deretan toko suvenir
Mont Saint Michel town
Gang-gang sempit di Mont Saint Michel dipenuhi wisatawan
Hal lain yang juga wajib dilakukan adalah menelusuri benteng kotanya yang bersejarah, dan dari sana anda bisa melihat pemandangan bagus ke arah selat dan daratan lumpur di sekeliling pulau. Jangan lewatkan juga sisa meriam yang dipajang di dekat gerbang masuk tembok kota. Selain itu, anda juga bisa jalan-jalan menyeberangi teluk dengan melintasi dataran lumpur. Demi keamanan, sebaiknya ikut walking tour dari guide profesional karena gelombang pasang bisa naik sewaktu-waktu dan hamparan lumpur bisa dalam dan mengandung pasir hisap. 

Pulau Mont Saint Michel di Perancis
Pulau Mont Saint Michel saat pasang surut
Pulau Mont Saint Michel di Perancis
Pulau Mont Saint Michel dikelilingi hamparan pasir dan lumpur, dilihat dari atas
Selain hamparan lumpur, di sekitar Mont Saint Michel anda juga bisa melihat padang rumput berair payau/rawa yang biasa digunakan sebagai tempat merumput domba setempat. Katanya, daging dari domba yang merumput di sini memiliki citarasa yang lezat dan menu daging inipun (agneau de pré-salé atau saltmarsh lamb) menjadi menu andalan lokal di beberapa restauran di Mont Saint Michel.

Pulau Mont Saint Michel di Perancis
Domba-domba lokal sedang merumput di padang rumput dekat Mont Saint Michel
Pemandangan di sekitar pulau Mont Saint Michel indah bak lukisan

Bagaimana, tertarik mengunjungi pulau Mont Saint Michel di Perancis? Setelah mengunjungi pulau bak negeri dongeng ini, saatnya melanjutkan menyusuri 11 desa indah bak negeri dongeng di Perancis.


Alamat: Mont Saint Michel, Lower Normandy, France (dekat Avranches)
Transpotasi:
- Naik TGV Train dari Gare Montparnasse, Paris, ke Rennes train station. Keluar stasiun melalui pintu exit utara lalu menuju terminal bus dekat stasiun. Lalu naiklah bus Keolis Emeraude dari terminal ini ke pulau Mont Saint Michel. Harga tiket bus sekitar €12,7 dan bisa dibeli langsung dari supir bus. Lama perjalanan bus 90 menit. Semua bus umum menuju Mont Saint Michel hanya sampai di tempat parkir di luar pulau, dan untuk menuju pulau kita bisa naik shuttle bus Passeur gratis.

Note:
Pemandangan di sekitar Mont Saint Michel mungkin akan sedikit berubah menyusul sebuah proyek pengembangan yang sedang berlangsung yang direncanakan selesai pada tahun 2015.

Panduan ke Forbidden City, Cina

Forbidden city beijing China

Cina yang dikenal sebagai negeri tirai bambu memiliki banyak warisan budaya yang mengagumkan, salah satunya adalah Forbidden City atau Kota Terlarang.

Zǐjin Chéng atau Forbidden City adalah bekas kompleks istana kekaisaran Cina dari dinasti Ming hingga dinasti Qing yang terletak di tengah kota Beijing, Cina. Kompleks istana ini telah menjadi rumah bagi 24 kaisar Cina (14 dari dinasti Dinasti Ming, 10 dari Dinasti Qing) dan rumah tangga kekaisaran selama hampir 500 tahun, yaitu dari tahun 1420-1912.

Forbidden city beijing Cina

Anda pernah penasaran kenapa tempat ini dinamakan 'Forbidden City' atau 'Kota Terlarang'? Konon disebut demikian karena tidak ada satupun orang yang bisa masuk ke ataupun keluar dari kompleks istana ini tanpa izin dari sang kaisar :D. Forbidden City juga kadang disebut sebagai Forbidden Palace atau Istana Terlarang.

Forbidden City dibangun antara tahun 1406-1420 dan terdiri dari 980 bangunan yang meliputi area seluas 720.000 m2. Total terdapat lebih dari 8000 ruangan di kompleks istana kekaisaran ini, dan banyak yang bilang ada 9.999 ruangan, meski belum dibuktikan dengan survei di lapangan. Forbidden City berbentuk persegi panjang dengan ukuran 961x753 m, yang dikelilingi oleh tembok setinggi 7,9 m dengan sebuah gerbang di setiap sisinya.

Forbidden city beijing Cina
Forbidden City tertutup salju
Pada tahun 1987, Forbidden City ditetapkan sebagai koleksi bangunan kayu kuno terluas di dunia dan dideklarasikan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO, bersama Mukden Palace di Shenyang. Tak heran jika tempat ini menjadi salah satu tempat wisata paling terkenal di Cina, bahkan dunia, dan dikunjungi oleh sekitar 8 juta wisatawan per tahun. Forbidden City juga bebarapa kali menjadi lokasi syuting film, 2 diantaranya adalah The Last Emperor dan Karate Kids.

Forbidden city beijing China
Forbidden City ramai pengunjung
Saat ini, Forbidden City disebut oleh warga lokal sebagai Gùgōng (Former Palace) dan dikelola serta ditempati oleh Palace Museum (Gùgōng Bówùyùan). Museum ini memiliki dan memajang koleksi karya seni dan artefak dari dinasti Ming dan Qing. Dengan membeli tiket masuk, pengunjung bisa masuk ke dalam kompleks Forbidden City dan jalan-jalan melihat semua bangunan di dalamnya, serta interior bangunan yang mengagumkan, termasuk lebih dari 1 juta barang koleksi Palace Museum dan perpustakaannya. 

Bangunan-bangunan di Forbidden City didominasi oleh warna merah dan kuning keemasan, seperti kebanyakan bangunan tradisional Cina. Beberapa bangunan yang paling terkenal di kompleks Forbidden City antara lain adalah Gate of Supreme Harmony, Hall of Supreme Harmony, Hall of Preserving Harmony, Hall of Central Harmony, Palace of Earthly Tranquility, dan Palace of Heavenly Purity.

Forbidden city beijing China
Salah satu koridor istana di Forbidden City
Ada dua gerbang yang bisa diakses oleh pengunjung di Forbidden City, yaitu gerbang utama Meridian Gate (Wu men atau south gate atau gerbang selatan) di sisi selatan dan Gate of Divine Might (Shenwu men atau north gate atau gerbang utara) di sisi utara. Jika Anda masuk melalui gerbang selatan (depan), anda bisa sekaligus melihat Tiananmen Square yang ada sebelah selatan Forbidden City saat masuk, dan keluar melalui gerbang utara untuk kemudian mendaki Jingshan Park (Jingshan Hill/Prospect Hill) yang ada di sebelah utara Forbidden City. Ini berlaku sebaliknya jika anda bisa masuk melalui gerbang utara.

Jingshan Park adalah bukit buatan yang ada di sisi utara Forbidden City, dan anda bisa mendapat pemandangan yang indah dari ‘Kota Terlarang’ ini dari atasnya. Lebih dramatis lagi panoramanya, jika anda datang pada pagi hari saat udara masih berkabut.

Forbidden city beijing Cina
Forbidden City dilihat dari Jingshan Park
Oh ya, kalau anda masuk melalui gerbang selatan (Meridian Gate), anda harus terlebih dahulu melewati dua pintu gerbang lain yaitu Duanmen dan Tiananmen Gate. Tiananmen Gate berada di antara Forbidden City dan Tiananmen Square, karena itu menjadi penghubung antara kota lama ini dengan alun-alun modern yang menjadi simbol negara China, yaitu Tiananmen Square. Anda bisa naik ke atas menara Tiananmen Gate untuk melihat panorama Tiananmen Square dan sekitarnya dari ketinggian. 

Selain bisa sekaligus mengunjungi Tiananmen Square, anda juga bisa sekalian mampir ke 3 taman imperial garden yang mengelilingi 3 sisi Forbidden City. Tiga taman indah ini adalah Jingshan Park di sisi utara, Beihai Park (paling terkenal) di sisi barat laut, dan Zhongnanhai di sisi barat. Anda tertarik ke Forbidden City? Sepertinya wajib ya kalau anda baru pertama kali ke Cina ;). Di dalam kompleks Forbidden City anda juga bisa menemukan toko oleh-oleh dan suvenir, toko buku, dan kios minuman dan makanan ringan. Jika ada yang perlu ditanyakan atau anda perlu bantuan, anda bisa datang ke Tourist Information Center yang bertempat di Archery Pavillion (Jian Ting) di dalam kompleks Forbidden City :)

Note: Zhongnanhai sekarang menjadi kantor pusat Partai Komunis dan Dewan Negara Cina sehingga hampir tidak bisa diakses oleh publik. 

Alamat Forbidden City (Palace Museum): China, Beijing, Dongcheng, 景山前街4号

Jam Buka: 
Setiap hari, sepanjang tahun
1 April - 31 Oktober: Pkl 08.30 - 17.00 (loket tket tutup pkl 16.00)
1 November - 31 Maret: Pkl 08.30 - 16.30 (loket tiket tutup pkl 15.30)
Waktu kunjungan ideal: 3 - 4 jam

1 April - 31 Oktober: 60 RMB (sekitar Rp. 110.700)
1 November - 31 Maret: 40 RMB (sekitar Rp. 73.800)
Note:
- Untuk masuk ke Treasure Gallery dan Clock Gallery diperlukan tiket terpisah, masing-masing sebesar 10 RMB
- Tersedia audio guide berbahasa Inggris yang bisa anda sewa seharga 40 RMB (deposit 100 RMB).
- 1 RMB (renminbi) atau Chinese Yuan renminbi (CNY) = sekitar 1.845 Rupiah 
- Tiket bisa dibeli langusng di ticket office di Meridian Gate (south gate)

Subway. Turun di Tiananmen Xi atau Tiananmen Dong Station (line 1), atau di Qianmen Station (line 2)
Bus:
* Naik bus line/jalur 101, 103, 109, 124, 202, 685 atau 814 dan turun di Gugong Station.
* Naik bus jalur 1, 2, 5, 10, 20, 52, 120 atau 802 dan turun di Tiananmen Xi atau Tiananmen Dong Station
* Naik bus jalur 9, 17, 44, 48, 59, 66, 803, 808, 特4, 特7 atau Tuanjiehu Special Line dan turun di Qianmen, Qianmen Xi, atau Qianmen Dong Station.
Jalan kaki. Jika anda menginap di hostel/hotel di pusat kota Beijing, dan tidak jauh dari Forbidden City.

Cantiknya Kota Tua Strasbourg dan "Petite France" di Perancis

Strasbourg beautiful village alsace france

Strasbourg adalah satu di antara 11 Desa Indah di Perancis yang memiliki nuansa kota kecil yang indah seperti di cerita-cerita dongeng. Jalan-jalan ke 11 desa indah ini, termasuk Strasbourg, sepertinya akan membuat Anda kehabisan napas (:p) karena pemandangannya hampir semuanya breath-taking (kalau bukan jaw-dropping), dan juga kehabisan memori space di kamera karena setiap jengkalnya layak jepret!

Nah dari 11 desa indah tersebut, Strasbourg lah salah satu yang paling populer di kalangan wisatawan (kalau bukan yang paling cantik). Kota ini terkenal dengan bangunan dan rumah-rumah berbingkai kayunya (half-framed/half-timbered houses) yang khas dan juga sebuah gereja gotik yang menjadi landmark kota.

Strasbourg sendiri sebenarnya adalah sebuah kota besar dan bahkan merupakan ibukota Alsace; provinsi yang terletak di Perancis bagian timur dan berbatasan dengan Jerman (karena itu kota lama Strasbourg juga merupakan bentuk perpaduan antara kebudayaan Perancis dan Jerman, termasuk rumah-rumah kayunya yang setipe dengan yang ada di Jerman).

Namun yang akan kita bicarakan di sini adalah pusat kotanya yang cantik yang memiliki atmosfer kota kecil, dan menjadi tempat semua yang terbayang oleh orang saat menyebut kata Strasbourg, yaitu Grande Île. 

Grande Île (‘Grand Island’) adalah pusat kota Strasbourg yang merupakan sebuah pulau di tengah sungai Ill. Pusat kota ini memiliki nuansa kota lama dengan bangunan-bangunan abad pertengahan yang terjaga dengan baik dan juga rumah-rumah bergaya arsitektur tradisional yang cantik. Karena dianggap mewakili kota abad pertengahan, Grande Ile pun ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1988, yang menjadikannya pusat kota yang pertama kali ditetapkan secara keseluruhan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. 

Grande Ile merupakan tempat semua yang terbayang dan dimaksudkan orang saat menyebut kota Strasbourg, yaitu half-timbered house dan Strasbourg Cathedral. Pusat kota Strasbourg ini merupakan area yang ramah bagi pejalan kaki dan dapat dengan mudah dijelajahi dengan berjalan kaki atau naik sepeda. Area yang paling sering menjadi tujuan wisata di Grande Ile Strasbourg adalah area Petite France dan area sekitar Strasbourg Cathedral.

Petite France
Petite france Strasbourg

Nah jika Colmar punya Petite Venise (Little Venice), maka Strasbourg punya Petite France, area di mana kanal-kanal kecil dari sungai Ill mengalir di antara bangunan kayu warna-warni dan bunga-bunga colourful.

Perancis Kecil di Strasbourg atau Petite France adalah sebutan untuk distrik atau area di Grande Ile bagian selatan, yang dialiri oleh kanal-kanal air yang bercabang dari sungai Ill, Strasbourg, Perancis. Pada abad pertengahan, Petite France merupakan area yang ditempati oleh rumah-rumah pemotongan hewan dan juga penyamakan (tanning), karena itu area ini juga pernah disebut sebagai Gerberviertel atau "tanners' district".

Saat ini Petite France merupakan salah satu daya tarik wisata utama dari kota lama Strasbourg dan kota Strasbourg secara keseluruhan. Area ini adalah tempatnya jalan-jalan dan bangunan-bangunan paling cantik dan fotogenik di Strasbourg, dengan jalan-jalan cobblestone yang sempit, yang berliku di antara deretan bangunan-bangunan berbingkai kayu yang cantik dan colourful. 

Area ini juga memiliki kanal-kanal air yang membelah kota di antara bangunan-bangunan tradisional warna-warni dan bunga-bunga colourful yang menggantung di dinding-dinding rumah dan tepi kanal. Anda bisa menikmati pemandangan ini dengan naik bus air atau perahu tur pesiar menelusuri kanal. Tinggal duduk manis, dan pemandangan cantik khas Petite France di Strasbourg akan silih berganti memanjakan mata Anda. 

Seteah naik perahu, Anda juga harus keliling Petite France lewat darat dan menelusuri jalan-jalannya yang cantik dan fotogenik di setiap jengkalnya. Pemandangan di sini merupakan perpaduan apik antara half timbered houses yang khas, dinding warna-warni, bunga-bunga colourful, jalan berbatu yang sempit, serta lampu dinding yang klasik. Pokoknya indah dan Anda dijamin akan betah berlama-lama di area ini.

Strasbourg petite france

Bicara jalan-jalan, waktu yang paling tepat untuk jalan-jalan keliling Petite France adalah pagi atau malam hari. Pada pagi atau malam hari, jalanan lebih lengang sehingga ‘feel’ atau nuansa kota kecilnya lebih terasa. Anda juga akan lebih leluasa untuk memotret saat sepi dan bisa maksimal mengambil gambar jalan atau bangunan tanpa harus bergelut dengan ‘penampakan-penampakan’ yang tak diinginkan :p. 

Sedangkan pada siang hari, Petite France ramai oleh berbagai rombongan tur yang biasanya hanya ‘hinggap’ sebentar di siang hari dan kemudian akan berpindah lagi ke tempat lainnya. Karena itu Anda disarankan untuk menginap di area Petite France 1 atau 2 hari agar dapat ‘momen’nya dan menyeluruh juga penjelajahannya.

Namun begitu, Anda tidak boleh ya selamanya tinggal di Petite France :p. Memang kenapa?! *serius*. Karena desa-desa lain di sekitarnya juga wajib dikunjungi karena memiliki pemandangan yang cantik, serupa tapi tak sama. Seperti halnya Colmar yang juga berada di Alsace, Perancis (sekitar 64 km dari Strasbourg), yang juga memiliki kanal-kanal di antara half timbered houses yang cantik. Desa-desa lain di 11 Desa Paling Indah di Perancis juga wajib Anda sambangi untuk melengkapi penjelajahan Anda. 

Baru setelah itu, terserah, Anda mau tinggal berlama-lama di mana. Kembali ke Petite France juga boleh, lanjut menjelajah keindahan di tempat lain juga OK :)

Note: Operator bus air di Strasbourg bisa Anda jumpai di dekat Palais des Rohans (sebelah selatan Strasbourg Cathedral). Tur biasanya berlangsung selama 45 menit.

Strasbourg Cathedral

Sebagai pusat kota Strasbourg, Grande Ile juga menjadi tempat berdirinya katedral sekaligus landmark kota Strasbourg yaitu Strasbourg Cathedral atau Cathédrale Notre-Dame de Strasbourg. Sama seperti pulau Ile de la Cite yang menjadi pusat kota Paris dan menjadi tempat berdirinya gereja Notre Dame de Paris. Strasbourg Cathedral merupakan gereja tertinggi ke-6 di dunia dan dianggap sebagai salah satu contoh terbaik dari gaya arsitektur gothic. 

Selain arsitekturnya yang indah, Strasbourg Cathedral juga terkenal dengan jam astronomisnya (astrometric atau astronomical clock) yang antik yang hampir berusia 300 tahun. Jam astronomis ini memiliki tinggi 18 meter dan merupakan salah satu jam astronomis terbesar di dunia. Jika Anda masuk ke Strasbourg Cathedral, jangan lupa melihat jam astronomis ini melakukan pergantian jam setiap jamnya. Sama seperti pergantian jam astronomis di Old Town Square, Praha, Republik Ceko, yang selalu menarik segerombolan wisatawan untuk menonton. 

Selain Strasbourg Cathedral, Grande Ile juga memiliki 4 gereja lainnya yang telah berusia berabad-abad, yaitu St. Thomas, St. Pierre-le-Vieux, St. Pierre-le-Jeune, dan St. Étienne.

Christmas Market

Nah selain Strasbourg Cathedral dan jam astronomisnya, area sekitar Strasbourg Cathedral juga layak untuk ditelusuri karena memiliki jalan-jalan kecil dengan bangunan-bangunan fotogenik di kedua sisinya. Aea terbuka di depan Strasbourg Cathedral (place de la Cathédrale) juga populer sebagai tempat digelarnya Pasar Natal atau Christmas Market di Strasbourg pada bulan Desember hingga menjelang Natal. 

Di tempat ini, meriah dan semaraknya christmas market berpadu dengan keagungan Strasbourg Cathedral sebagai background. Karena itu christmas market di depan Strasbourg Cathedral juga menjadi salah satu christmas market paling indah dan paling favorit di Alsace dan juga Perancis. Karena itu, meskipun musim dingin, Strasbourg biasanya justru ramai oleh wisatawan yang ingin menyesap atmosfer dan semangat Natal di christmas market depan katedral. 

Oleh karena itu, Strasbourg tidak hanya ramai pada musim panas tetapi juga musim dingin dan musim-musim lain. Apalagi di bulan Desember, bangunan-bangunan lama di Grande Ile Strasbourg juga semakin cantik dengan adanya dekorasi-dekorasi Natal yang semakin membuat jalan-jalan di sini semakin terasa magical dan berkesan.
  • Strasbourg CathedralStrasbourg
    Strasbourg Cathedral di pusat kota Strasbourg
  • StrasbourgStrasbourg
    Kota Strasbourg
  • StrasbourgStrasbourg
    Kota lama Strasbourg
  • StrasbourgStrasbourg
    Bangunan dekat Strasbourg Cathedral
  • StrasbourgStrasbourgt
    Strasbourg Cathedral
  • StrasbourgStrasbourg
    Bangunan kayu khas Strasbourg
  • Petite France strasbourgPetite france strasbourg
    Petite France, Strasbourg
  • Petite france strasbourgpetite france
    Petite France, Strasbourg
  • petite francepetite france
    Petite France, Strasbourg
  • strasbourgstrasbourg
    Dekat Strasbourg Cathedral
  • petite france strasbourgpetite france
    Petite France, Strasbourg
  • petite francepetite france
    Petite France, Strasbourg
  • strasbourg christmas marketstrasbourg christmas market
    Christmas market depan Strasbourg Cathedral
  • christmas market strasbourgchristmas market strasbourg
    Christmas market Strasbourg
  • strasbourg christmas marketstrasbourg christas market
    suasana pasar Natal Strasbourg pada siang hari
  • strasbourg christmas marketstrasbourg christas market
    suasana pasar Natal Strasbourg pada siang hari

All articles ©explorerguidebook.blogspot.com

Artikel Terkait:

Baca Juga: